Friday, March 27, 2015

Sukses di Rumah, Sukses di luar Rumah

Kultwit tentang mendidik anak dari twitter Mas Jaya Setiabudi di akun @JayaYEA. Selamat menyimak


  1. Kultwit ini adlh pengamatan saya ttg POLA ortu ‘memanjakan anaknya’ di rumah yg menjadi POLA gagal anak diluar.

  2. Seandainya Anda adalah pelanggan suatu resto dan menghadapi pelayanan yg menyebalkan, kemudian Anda komplain …

  3. … dan boss resto mengatakan, “Harap maklum yaa.. mereka kecapaian. Tolong ngasih tahu ke karyawan saya yg pelan..”

  4. Apakah Anda akan menerima penjelasan boss resto tsb? | “MAKLUM…?! Loe kali yg harusnya maklum..!! Helooo..”.

  5. Apakah Anda pernah berfikir bhw anak Anda akan mendapat komplain ttg perilakunya di luar sana? Apa reaksi Anda?

  6. Apakah Anda akan mengundang ananda & menasehati atau minta orang tsb u/ memahami (maklum) anak Anda?

  7. Saya melihat POLA anak2 yg SALAH DIDIK, dimanjakan di rumahnya, biasanya dia susah diterima ‘diluar rumah’.

  8. Mungkin Anda sbg ortu berhasil memberikan kasih sayang terbaik Anda, tapi tak berhasil mempersiapkan mereka ke dunia nyata.

  9. Karena dunia nyata berbeda dengan dunia nina bobo di rumah. Mrk tak mau memaklumi, tapi menuntut anak Anda beradaptasi.

  10. Masih tak percaya? Perhatikan saja rekan kerja Anda yg ‘aneh’, susah diatur, semau gue. Coba amati POLA-nya. SERUPA.

  11. Saya memiliki seorang kawan, yg anaknya dimanja berlebih. Ortunya tak mau konfrontasi, memilih SELALU mengalah.

  12. .Apa yg terjadi? Anak tsb mungkin kreatif, tapi KURANG AJAR. Apa itu OKE? Simak lagi..

  13. Setiap anak2nya ke rumah kawan2, trmsk saya, kita menutup rapat2 karena anak2 itu suka seenaknya seolah di rumah emaknya.

  14. Naik ke atas sofa, kulkas dibuka2 & ngambil makanan tanpa ijin, sampai masuk ke ruangan pribadi. Hebatnya: Ortunya mendiamkan.

  15. Tak heran anak2 itu menjadi gunjingan diantara kawan2 & gak rela jika anak2 itu main ke rumah. Padahal ortunya (terlalu) baik.

  16. BANGUN Bunda & Panda… Jangan memberikan kasih sayang BUTA. Mereka disayang di rumah, tapi diTOLAK diluar. Mau..?

  17. Bukan brarti kita harus keras kpd anak kita, tapi tidak membiarkan mereka hilang TATA KRAMA & TENGGANG RASA.

  18. Lebih baik anak kadang menangis di rumah karena peringatan kita, daripada menangis diluar karena peringatan orang lain.

  19. Yuk persiapkan anak2 kita untuk menghadapi dunia nyata, bukan dunia cinderella. Sekian..

 photo jayayea.jpeg



Sukses di Rumah, Sukses di luar Rumah

No comments:

Post a Comment