Kultwit tentang mendidik anak dari twitter Mas Jaya Setiabudi di akun @JayaYEA. Selamat menyimak
- Kultwit ini adlh pengamatan saya ttg POLA ortu ‘memanjakan anaknya’ di rumah yg menjadi POLA gagal anak diluar.
- Seandainya Anda adalah pelanggan suatu resto dan menghadapi pelayanan yg menyebalkan, kemudian Anda komplain …
- … dan boss resto mengatakan, “Harap maklum yaa.. mereka kecapaian. Tolong ngasih tahu ke karyawan saya yg pelan..”
- Apakah Anda akan menerima penjelasan boss resto tsb? | “MAKLUM…?! Loe kali yg harusnya maklum..!! Helooo..”.
- Apakah Anda pernah berfikir bhw anak Anda akan mendapat komplain ttg perilakunya di luar sana? Apa reaksi Anda?
- Apakah Anda akan mengundang ananda & menasehati atau minta orang tsb u/ memahami (maklum) anak Anda?
- Saya melihat POLA anak2 yg SALAH DIDIK, dimanjakan di rumahnya, biasanya dia susah diterima ‘diluar rumah’.
- Mungkin Anda sbg ortu berhasil memberikan kasih sayang terbaik Anda, tapi tak berhasil mempersiapkan mereka ke dunia nyata.
- Karena dunia nyata berbeda dengan dunia nina bobo di rumah. Mrk tak mau memaklumi, tapi menuntut anak Anda beradaptasi.
- Masih tak percaya? Perhatikan saja rekan kerja Anda yg ‘aneh’, susah diatur, semau gue. Coba amati POLA-nya. SERUPA.
- Saya memiliki seorang kawan, yg anaknya dimanja berlebih. Ortunya tak mau konfrontasi, memilih SELALU mengalah.
- .Apa yg terjadi? Anak tsb mungkin kreatif, tapi KURANG AJAR. Apa itu OKE? Simak lagi..
- Setiap anak2nya ke rumah kawan2, trmsk saya, kita menutup rapat2 karena anak2 itu suka seenaknya seolah di rumah emaknya.
- Naik ke atas sofa, kulkas dibuka2 & ngambil makanan tanpa ijin, sampai masuk ke ruangan pribadi. Hebatnya: Ortunya mendiamkan.
- Tak heran anak2 itu menjadi gunjingan diantara kawan2 & gak rela jika anak2 itu main ke rumah. Padahal ortunya (terlalu) baik.
- BANGUN Bunda & Panda… Jangan memberikan kasih sayang BUTA. Mereka disayang di rumah, tapi diTOLAK diluar. Mau..?
- Bukan brarti kita harus keras kpd anak kita, tapi tidak membiarkan mereka hilang TATA KRAMA & TENGGANG RASA.
- Lebih baik anak kadang menangis di rumah karena peringatan kita, daripada menangis diluar karena peringatan orang lain.
- Yuk persiapkan anak2 kita untuk menghadapi dunia nyata, bukan dunia cinderella. Sekian..
Sukses di Rumah, Sukses di luar Rumah
No comments:
Post a Comment